Jumat, 29 Oktober 2010

Pohon Permasalahan

Tukang kayu yang kugaji untuk memperbaiki rumah pertanian baru saja menyelesaikan
hari pertamanya yang melelahkan. Ban mobil yang bocor membuatnya kehilangan 1 jam kerja.
gergaji listriknya macet, dan sekarang mobil tuanya mogok, tidak bisa dijalankan.

Aku lalu mengantarkannya pulang dengan mobilku. Ia duduk mematung dan membisu.
Sesampainya di halaman rumahnya, ia mengajakku masuk untuk bertemu dengan keluarganya.
Ia berjalan menuju pintu depan rumahnya, tapi kemudian berhenti sejenak di dekat
sebuah pohon kecil, lalu menyentuh ujung cabang-cabang pohon itu dengan kedua tangannya.

Setelah itu ia mengalami perubahan yang menakjubkan. Ketika membuka pintu rumah, mukanya
yang kecoklatan karena terik matahari sekarang dihiasi senyum. Ia memeluk kedua anaknya
yang masih kecil lalu mencium istrinya.

(Ketika hendak pulang) ia mengantarku ke mobilku. Kami melewati lagi pohon kecil itu.
Aku merasa sangat penasaran lalu bertanya kepadanya tentang apa yang tadi ia lakukan.

"Oh ini adalah pohon permasalahanku," jawabnya.
"Dalam bekerja, aku tidak bisa menghindar dari berbagai permasalahan.
Namun, aku berkeyakinan, bahwa persoalanku tidak boleh menjadi persoalan istri
dan anak-anakku. Karenanya, setiap kali pulang kerja, aku gantungkan semua persoalanku
di pohon ini, dan mengambilnya lagi esok hari. Anehnya," katanya sambil tersenyum,
"Setiap kali kuambil lagi, permasalahan itu tampak jauh lebih mudah diatasi
dibandingkan ketika kugantungkan dimalam hari."

FAMILY

Aku menabrak seseorang yang tidak kukenal yang sedang lewat. Aku berkata, "Oh, maafkan aku."
Ia berkata, "Maafkan juga aku. Aku tidak melihatmu."

Kami saling bersikap sangat sopan; aku dan orang yang tidak kukenal itu.
Kemudian kami saling mengucapkan selamat tinggal dan melanjutkan perjalanan.

Peristiwa di atas bila terjadi dirumah akan menjadi sangat berbeda. Renungkan bagaimana
kita memperlakukan orang-orang yang kita cintai; tua maupun muda!!

Masih di hari yang sama, malam itu aku memasak makan malam. Anak perempuanku diam-diam
berdiri disebelahku. Ketika berbalik, aku hampir saja menabraknya.

"Menyingkirlah kau," bentakku sambil mengeryitkan alis.

Ia pun pergi dengan membawa luka di hati. Aku tidak sadar betapa aku
telah berkata sangat kasar kepadanya.

Malam itu ketika aku berbaring ditempat tidur, terdengar suara lembut Tuhan,
"Ketika berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, kau bersikap sangat santun.
Tapi terhadap anakmu sendiri, kau berlaku kejam. Coba lihatlah di lantai dapur,
kau akan mendapati beberapa kuntum bunga tergeletak dekat pintu. itu adalah bunga
yang akan diberikan kepadamu. Anakmu memetiknya sendiri; merah muda, kuning dan biru.
Ia sengaja berdiri diam-diam di sebelahmu untuk memberikan kejutan. Kau bahkan
tidak melihat matanya basah berkaca-kaca."

Saat itu aku merasa sangat kerdil, dan air mataku mulai berjatuhan. Perlahan-lahan
aku pergi kekamarnya, lalu berlutut di dekat tempat tidurnya.

"Bangun, anak kecil, bangunlah." kataku lembut.
"Apakah bunga-bunga ini kau petik untukku?"

Ia tersenyum, "Aku melihatnya diluar di dekat pohon lalu memetiknya karena
bunga-bunga itu cantik sepertimu. Aku tahu kau pasti menyukainya, terutama yang biru."

"Anakku, aku menyesal atas sikapku tadi. Tidak seharusnya aku berteriak
kepadamu seperti itu," kataku.

"Tidak apa-apa mama. Aku tetap mencintaimua."

"Anakku, Aku juga mencintaimua. Aku memang suka bunga-bunga itu, terutama yang biru."



Sadarkah kau, apabila kita mati esok, perusahaan tempat kita bekerja dapat dengan mudah
mencari pengganti kita dalam waktu beberapa hari saja. namun, eluarga yang akan kita tinggalkan
akan merasa kehilangan sepanjang hidup mereka. Meski demikian, kitalebih banyak mencurahkan
segenap yang ada pada kita untuk pekerjaan, bukan untuk keluarga.
Sungguh investasi yang tidak bijaksana.

Selasa, 12 Oktober 2010

Rahasia Kerja Tuhan II

Seorang anak kecil mengadu kepada neneknya tentang kejadian
tidak menyenangkan yang ia alami, masalah keluarga,kesehatan
dan lain-lain sementara neneknya membuat kue.

Neneknya lalu bertanya kepada cucunya apakah ia mau snack,
tentu saja cucunya mengiyakan.

"Mau minum minyak ini?" tanya neneknya.

"Hiii...," kata si anak

"Bagaimana kalau telur mentah? Mau?"

"Jijik, Nek."

"Mungkin kau mau tepung? Atau soda kue?"

"Nek, semua itu menjijikan!"

Neneknya lalu menjelaskan, "Semua itu tampak tidak enak,
tapi bila dicampur dengan cara yang benar akan menjadi kue
yang sangat lezat. Begitu pula cara kerja Tuhan.
Sering kali kita bertanya-tanya, mengapa Tuhan membiarkan kita
melewati masa-masa yang tidak menyenangkan dan sulit.
Tapi DIA tahu bahwa apabila semua kejadian itu diletakkan
menurut susunan-Nya pasti hasilnya akan baik.
Kita harus menaruh kepercayaan kepada-Nya, bahwa semua
ketidaknyamanan itu akhirnya akan menjadi sesuatu yang sangat baik.

Tuhan sangat mencintaimu, DIA mengirimkan kepadamu
bunga setiap musim semi; sinar matahari setiap pagi.
Kapanpun kau berbicara kepada-Nya, DIA selalu mendengarkan.
DIA dapat tinggal dimanapun di jagad ini,
tapi DIA meilih tinggal dihatimu.

Rahasia Kerja Tuhan I

Satu satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan kapal laut
terdampar di pulau kecil yang kosong.
Ia berdoa agar Tuhan menolongnya. Setiap hari ia melihat ke kaki langit
mengharapkan pertolongan, tetapi tak ada satu pun kapal yang datang.

Setelah lelah menanti pertolongan yang tak kunjung datang,
ia kemudian membangun pondok kecil dari kayu-kayu yang hanyut
untuk berteduh dan menyimpan harta bendanya.

Suatu hari, setelah mencari makanan, ia pulang dan mendapati
pondok kecilnya terbakar. Asap bergulung-gulung naik ke angkasa.
Hal yang paling buruk telah terjadi; ia kehilangan semua harta bendanya.

Ia berdiri terpaku diliputi perasaan sedih bercampur marah.

"TUHAN..., TEGANYA KAU BERBUAT DEMIKIAN TERHADAPKU!" teriaknya.

Keesokan harinya, ia terbangun oleh suara kapal yang mendekati daratan.
Kapal itu datang untuk menolongnya.

"Bagaimana kau tahu aku ada disini?" tanyanya kepada si penolong.

"Kami melihat asap yang kau kirimkan." jawabnya.


***
Kita mudah sekali menjadi kecil hati bila urusan tidak berjalan dengan baik.
Kita mudah berputu asa bila sedang sedih dan menderita.
Padahal Tuhan selalu mengurus kehidupan kita..

Ingatlah, lain kali bila pondok kecilmu terbakar rata dengan tanah,
boleh jadi itu adalah asap untuk memohon pertolongan.

Siapa Tahu Nasib Seseorang???

Konon dahulu ada petani mempunyai seorang anak dan seekor kuda.
Suatu hari, kuda petani itu melarikan diri. Para tetangganya
menghibur agar si petani tidak bersedih. mereka berkata,
"Alangkah malang nasibmu, kudamu melarikan diri!"

Si petani menjawab, "Siapa dapat mengetahui nasib seseorang; malang atau mujur."

"Tentu saja itu adalah nasibmu yang malang," kata para tetangganya.

Seminggu kemudian, kuda petani itu pulang diikuti 20 ekor kuda liar.
Para tetangganyaa datang untuk memberi selamat,
"Alangkah mujurnya nasibmu, kuda itu telah pulang, bahkan membawa 20 kuda lain."

Si petani berkata, "Siapa dapat mengetahui nasib seseorang; malang atau mujur."

Hari berikutnya, anak petani menunggang salah satu kuda liar tersebut.
Ia terjatuh dari kuda dan patah kakinya.

Para tetangganya datang menghibur. mereka berkata,
"Alangkah malang nasibmu."

Petani itu berkata, "siapa dapat mengetahui nasib seseorang; malang atau mujur."

Sebagian dari tetangga mulai jengkel lalu mereka berkata,
"Tentu saja itu suatu kemalangan, dasar orang tua bodoh!"

Seminggu kemudian, sepasukan tentara datang ke desa itu,
mendaftar semua pemuda yang layak untuk diterjunkan dalam medan perang yang letaknya
sangat jauh dari desa itu. Anak si petani yang patah kakinya tidak didaftar.
para tetangga datang untuk mengucapkan selamat.
"Alangkah mujurnya nasib anakmu, ia tidak masuk dalam daftar wajib militer."

Si petani berkata, "Siapa dapat mengetahui nasib seseorang?!"
 

Sabtu, 09 Oktober 2010

Cerita Cinta

Ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri. Karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.

Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadis itu kalau gadis itu sudah bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadis itu yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadis itu .

Kekasihnya bertanya kepada gadis itu , ” Sayangggg … sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi si pria pacar-nya itu yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta matanya.

Dan akhirnya si Pria kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu.”

Selasa, 05 Oktober 2010

Cinta Sukses dan Kaya

Seorang wanita yang keluar rumah mendapati di halaman depan
ada tiga kakek berjenggot putih dan panjang.

"Saya kira, saya tidak kenal kalian, tapi kalian pasti lapar.
Silahkan masuk untuk makan," kata wanita itu.

"Apakah suamimu dirumah?" tanya mereka.

"Tidak," jawab wanita itu, "ia sedang keluar."

"Kalau dmikian kami tidak bisa masuk," kata mereka.

Ketika hari telah sore dan suaminya telah datang, wanita itu
bercerita kepadanya tentang apa yang terjadi dirumahnya.

"Beritahu mereka, aku telah datang dan mereka dipersilahkan masuk,"
kata suaminya.

Wanita itu lalu keluar untuk mengundang mereka.
"Kami tidak masuk rumah bersama-sama," jawab mereka.
"Mengapa demikian?" tanya wanita itu.

Salah seorang dari mereka berkata, "Nama dia KAYA,"
katanya sambil menunjuk salah seorang temannya, lalu ia
menunjuk temannya yang lain, "Nama dia SUKSES, dan aku sendiri
bernama CINTA."

Ia kemudian melanjutkan, "Nah, sekarang bicarakan dengan
suamimu, siapa yang akan kalian undang ke dalam rumah kalian."

Wanita itu masuk lahi lalu menceritakan kepada suaminya
pembicaraan mereka. Suaminya merasa heran, "Wow...,alangkah anehnya.
kalai demikian, marilah kita undang KAYA. biarkan dia masuk
dan mengisi rumah kita dengan kekayaan."

Tapi istrinya tidak setuju.
"Sayang..., mengapa tidak kita undang saja SUKSES?"
kata istrinya.

Menantu perempuan mereka yang sejak tadi mendengarkan dari
sudur rumah mengusulkan, "Apakah tidak lebih baik kita
undang CINTA? Rumah kita nanti akan dipenuhi cinta."

"Benar! mari kita ikuti saran menantu kita," kata sang suami
kepada istrinya. "Panggillah CINTA untuk menjadi tamu kami!"

CINTA bangun dan berjalan ke arah rumah. Kedua orang tua
yang lain bangkit mengikuti CINTA. Merasa heran, wanita itu
bertanya kepada KAYA dan SUKSES, "aku hanya mengundang CINTA,
mengapa kalian berdua ikut masuk?"

Mereka berkata, "Kalau kau mengundang KAYA atau SUKSES,
maka dua orang dari kami akan tetap tinggal diluar.
Tetapi karena kau mengundang CINTA, kemanapun ia pergi,
kami berdua selalu mengikutinya..

Senin, 04 Oktober 2010

Nilai Sebuah Waktu

Untuk memahami nilai SATU TAHUN,
tanyalah kepada murid yang tidak naik kelas.

Untuk memahami nilai SATU BULAN,
tanyalah kepada ibu yang melahirkan bayi premature.

Untuk memahami nilai SATU MINGGU,
tanyalah kepada editor sebuah koran mingguan.

Untuk memahami nilai SATU JAM,
tanyalah seseorang yang hendak ditemui kekasihnya.

Untuk memahami nilai SATU MENIT.
tanyalah kepada orang yang ketinggalan kereta api.

Untuk memahami nilai SATU DETIK,
tanyalah kepada orang yang lolos dari kecelakaan.

Untuk memahami nilai SATU MILIDETIK,
tanyalah kepada orang yang memenangkan medali perak
dalam olimpiade.

Hargailah setiap detik yang kau miliki!!
Ingatlah, waktu tidak menunggu siapapun.
Kemarin adalah SEJARAH, esok adalah MISTERI
Dan hari ini adalah KARUNIA

Garam Dan Telaga

Seorang guru agama hindu yang telah lanjut usia
merasa lelah terus menerus mendengar keluhan
salah seorang muridnya.
Suatu pagi hari, ia menyuruh muridnya membawa garam.
setelah murid yang tidak bahagia itu kembali,
ia memerintahkannya untuk melarutkan garam kedalam satu gelas air
kemudian meminumnya.

"Bagaimana rasanya?" tanya sang Guru.
"Tidak enak," jawab sang murid sambil meludahkannya ke samping.

Sang guru tertawa kecil lalu memrintahkannya untuk mengambil
segenggam garam. Kemudian orang itu berjalan menuju telaga
yang tidak jauh letaknya. Sang Guru memerintah sang murid
untuk menaruh garam itu ditelaga dan mengaduknya.

"Nah,sekarang minumlah air telaga ini!" kata sang Guru.
Setelah ia minum air telaga, gurunya bertanya,
"Bagaimana rasanya?".
"Segar," jawab sang murid.
"Apakah kau mendapati rasa garam di air itu? tanya gurunya.
"Tidak." jawab sang murid.

Sampai disini, sang guru duduk disebelah anak muda yang serius ini
yang mengingatkannya pada masa mudanya dulu.
Ia memegang tangan muridnya lalu berkata,
"Pahitnya kehidupan seperti pengaruh garam ini, tidak lebih tidak kurang.
Besar kecilnya penderitaan tergantung pada wadah  di mana kita meletakkannya.
Jadi, bila kau menderita, satu-satunya yang dapat kau perbuat
adalah MELAPANGKAN DADAMU.
Berhentilah menjadi gelas,jadilah kau telaga.

Berat Suatu Beban

Ia mengangkat segelas air lalu bertanya kepada hadirin,
"Menurut kalian berapa berat segelas air ini?"
kemudian ia melanjutkan,
"Sebenarnya berat gelas itu tergantung pada berapa lama kalian mengangkatnya.
Kalau aku mengangkatnya selama satu menit, maka aku akan baik2 saja.
Kalau aku mengangkatnya selama satu jam, maka tangan kananku akan terasa pegal.
Tetapi kalau aku mengangkatnya selama satu hari,
kalian akan terpaksa harus memanggilkan ambulan untukku..
Sesungguhnya beban yang akan kita angkat sama,
tetapi semakin lama kita mengangkatnya, akan terasa semakin BERAT..

Apabila kita setiap waktu mengangkat beban kita,maka cepat atau lambat
kita tisak akan dapat bertahan, karena beban itu semakin lama
akan terasa semakin berat."

Ia melanjutkan, "Apa yang harus kalian lakukan adalah,
letakkan gelas itu, beristirahatlah sejenak sebelum mengangkatnya lagi."

Kita harus meletakkan beban kita dari waktu ke waktu,
agar tubuh kita segar kembali dan mampu menanggung beban itu.
Bila kau pulang kerumah setelah bekerja,
tinggalkanlah beban kerja jangan engkau bawa kerumah.
Kau dapat mengangkatnya kembali esok,
sementara itu istirahat dan santailah dulu.

Hidup ini harus dijalani hari demi hari
tidak boleh dirangkap sekaligus..

Dua Serigala

Seorang kakek tua dari suku indian menasehati cucunya yang sedang marah2
karena diperlakukan tidak adil oleh temannya.
"Biarkan aku bercerita kepadamu, aku juga kadang-kadang benci sekali
kepada orang-orang yang mengambil terlalu banyak tanpa rasa sesal.
Namun, kebencian akan melemahkanmu, dan tidak merugikan musuhmu.
Seperti kau minum racun dengan harapan musuhmu akan mati.
Aku seringkali berjuang untuk mengalahkan perasaan ini."

Ia melanjutkan...
"Seperti ada dua serigala dalam tubuhku. Serigala yang satu
baik dan tidak membahayakan. Ia hidup harmonis dengan semua yang ada
dilingkungannya; tidak pernah menyerang selama itu tidak diperlukan.
Ia hanya akan menyerang bila dibenarkan untuk berbuat demikian,
dan dengan cara yang benar.
Ia menyimpan semua tenaganya untuk peperangan yang benar."

Ia melanjutkan...
"Namun serigala yang lain, ahhh..! ia penuh amarah.
hal-hal yang kecil dapat membuatnya marah. Ia menyerang setiap orang
tanpa alasan. Ia tidak dapat berfikir waras karena dikuasai oleh kebencian
dan kemarahannya. Sesungguhnya kemarahannya itu sia-sia saja,
karena tidak menghasilkan perubahan apapun.
Kadang-kadang sulit hidup dengan kedua serigala ini dalam hidupku.
Sebab, keduanya berusaha saling menguasai jiwaku."

Cucunya menatap tajam mata kakeknya lalu bertanya,
"Kakek, mana diantara dua serigala itu yang menang?"

Dengan tersenyum dan tenang sang kakek menjawab,
"Yang menang adalah serigala yang kuberi makan."

Rumah Seribu Cermin

Dahulu kala, disebuah desa kecil yang terpencil,
ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama Rumah Seribu Cermin..

Seekor anjing kecil yang bahagia mengetahui rumah itu dan berniat
untuk mengunjunginya. sesampainya disana, ia melompat dengan riang,
menaiki tangga rumah lalu masuk melalui pintu muka.
Ia melihat ke dalam rumah, telinganya terangkat tinggi,
ekornya dikibas2kan secepat mungkin.
Betapa terkejutnya dalam rumah itu ia melihat seribu anjing ceria
dengan ekor yang juga dikibas-kibaskan secepat kibasannya.
Ia tersenyum lebar dan senyumannya segera disambut hangat dengan
1000 senyuman lebar yang bersahabat.
ketika meninggalkan rumah itu,ia berkata dalam hati "Tempat ini sangat mengagumkan!
aku akan mengunjunginya sesering mungkin."

Di desa itu juga, ada seekor anjing kecil lain yang tidak sebahagia
anjing yang pertama. ia berniat mengunjungi rumah itu.
dengan berlahan ia menaiki tangga rumah. Kepalanya merunduk rendah
ketika melihat kedalam rumah.
Di dalamnya ia melihat 1000 wajah tak ramah menatapnya.
Ia mengeram kepada mereka dan geramannya dibalas oleh seribu geraman
yang menakutkan.
Ia lalu meninggalkan rumah itu sambil berkata dalam hati,
"Tempat itu sangat mengerikan,aku tak akan pernah pergi lagi ke situ."

Semua wajah di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri.
Bagaimanakah keadaan wajah orang-orang yang kau temui????
:D

Sabtu, 02 Oktober 2010

PRIORITAS

Seorang guru besar filsafat berdiri dimuka kelas, dihadapannya ada beberapa benda.
ketika masuk waktu pelajaran, ia mengambil sebuah wadah besar bekas tempat mayonnaise
lalu mengisinya sengan batu yang berdiameter kurang lebih 2 inci. setelah penuh ia bertanya
kepada murid-muridnya, "apakah tempat ini sudah terisi penuh?" murid-muridnya menjawab, "ya."

kemudian pak profesor mengambilsekaleng batu kerikil lalu menuangkannya ke dalam wadah tadi.
ia kemudian dengan lembut menggoyang wadah itu hingga batu-batu kecil tadi menggelinding
mengisi ruang di antara batu-batu. ia lalu bertanya
kepada murid-muridnya, "apakah tempat ini sudah penuh?" murid-muridnya menjawab, "ya."

pak profesor kemudian mengambil sekaleng pasir lalu menuangkannya ke dalam wadah tadi. pasir
itu pun segera mengisi ruang-ruang kosong di antara batu dan kerikil.

"nah, sekarang," kata pak profesor,"aku ingin kalian memahami bahwa demikianlah sesungguhnya kehidupan kalian.
batu itu merupakan hal-hal penting dalam kehidupan kalian, seperti : keyakinan,keluarga,pasangan hidup,kesehatan
dan anak-anak kalian, yakni semua hal yang sangat penting bagi kalian, yang bila kalian tidak
mengurusnya dengan baik boleh jadi kalian akan sengsara.
kerikil adalah hal-hal lain yang kedudukannya lebih rendah tapi berpengaruh pada kehidupan kalian seperti :
pekerjaan, rumah atau mobil..
pasir adalah hal-hal lain yang kedudukannya kurang begitu penting.
apabila kalian mengisi wadah ini dengan pasir dahulu, maka batu dan kerikil tidak akan mendapat tempat.
demikian juga kehidupan kalian, kalau kalian menghabiskan tenaga dan waktu kalian untuk hal-hal yang sia-sia

kalian tidak akan berhasil melakukan pekerjaan yang penting bagi kehidupan kalian.